Minggu, 19 November 2017

PENYEMBAH DALAM ROH

*PENYEMBAH DALAM ROH*
*‎HIGHER THAN EVER*
*‎Minggu, 19 November 2017*
*‎Pastor Abraham Alex Tanusaputera*

Yohanes 4:24 (TB)  Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

http://www.bibleforandroid.com/v/b810e35dbb3f

Kita diciptakan untuk menjadi PENYEMBAH yang Menyembah dalam Roh Dan Kebenaran.

Ketika Kita Mati Maka roh manusia kita mati, roh kita dihidupkan oleh Roh Tuhan.

Kisah Para Rasul 13:22 (TB)  Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.

http://www.bibleforandroid.com/v/4d9bbc5ad3a2

Raja Daud, tapi dia sangat dikenal dengan pernyataan, “Manusia yang selalu ada di hati TUHAN atau berkenan di hati TUHAN (A MAN AFTER GOD’S OWN HEART).”

Apa yang membedakan dari Hati sang Daud yang sangat special dan yang membuat dirinya dikhususkan sebagai milik kesayangan Tuhan, dimana sebuah pribadi yang mana Tuhan dapat melakukan sharing atau membagikan rahasiaNya dan persekutuan yang sangat intim dengan Tuhan (Mazmur 25:14) ? Apa yang Tuhan lihat saat DIA melihat hati Daud ? Bagaimana caranya kita dapat menjadi pria atau wanita yang berkenan di hati Tuhan ?

Seperti Daud, RESPON HATI kita sangat menentukan apakah Tuhan melihat kita sepadan menjadi pria dan wanita yang berkenan di hatiNya atau tidak ?

Mari kita pelajari apa yang menjadi isi hati Daud !

♡ HATI YANG PERCAYA

Daud mempunyai hati yang percaya pada Tuhan. Dia bahkan menuliskan :
Mazmur 23:1, 5 (TB)  Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
Psalms 23:1, 5  THE LORD is my Shepherd [to feed, guide, and shield me], I shall not lack.
You prepare a table before me in the presence of my enemies. You anoint my head with oil; my [brimming] cup runs over.

Daud mengetahui kebutuhannya pada Tuhan, dia mengakui hanya bergantung pada Tuhan dan berharap pada Tuhan untuk menyediakan segalanya bagi dirinya serta menjaganya, sama seperti Daud menjaga dan memelihara domba-dombanya. Dia juga menambahkan :

Mazmur 23:2 (TB)  Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
Psalms 23:2  He makes me lie down in [fresh, tender] green pastures; He leads me beside the still and restful waters.

Daud tahu bahwa ada ketenangan hati dan peristirahatan secara spiritual saat kita benar dihadapan Tuhan.
Daud menyediakan waktu dan kesempatan untuk beribadah, berdoa, dan merenungkan dalam Tuhan.

♡ HATI YANG BERANI

Daud juga memiliki hati yang berani, percaya bahwa Tuhan akan memberikan apa yang Dia janjikan. Dia menghadapi Goliat nya, Daud fokus bukan pada besarnya musuh pada dia tapi pada janji dan kuasa Allah-Nya. Saat ia berdiri di hadapan Goliath, dia berkata, ” Kau datang melawan aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam ‘”(1 Sam. 17:45). Hambatan tidak menghalangi Daud.

Goliat apa yang Anda hadapi? Seperti Daud, apakah Anda percaya Tuhan dapat mengalahkan raksasa dalam hidup Anda ? Apakah Anda menerapkan senjata Firman Allah dan doa untuk mengalahkan kekuatan musuh dalam hidup Anda?

♡ HATI YANG SELALU MENCARI ISI HATI TUHAN

David aktif mencari kehendak Allah bagi hidupnya. Berulang kali, kita membaca kata-kata ini, ‘bertanyalah Daud kepada TUHAN ” (1 Sam. 23:4; 1 Sam. 30:8; 2 Sam. 2:1; 2 Sam 5:19, 23 ; 1 Taw 14:10). Dengan kerendahan hati atau hati yang humble, ia membawa setiap keputusan kehadapan Tuhan dalam doa, menantikan tuntunan dan arahan dari Tuhan sebelum bertindak.

Daud merespon saat jawaban Allah mengatakan ‘tidak’ sama seperti dia menerima jawaban ‘ya’ dengan penuh ucapan syukur. Ketika Allah berbicara melalui Nabi Nathan bahwa Salomo yang akan membangun Bait bukan Daud, Daud berlutut dan hatinya tunduk, mengakui kedaulatan Allah (2 Sam 7:18-19).

♡ HATI YANG BERTOBAT

Meskipun hati Daud untuk Allah, ia gagal total saat menghadapi godaan, memilih kesenangan pada dosa lebih daripada ketaatan pada Allah. Kita membaca kata-kata  tersebut, ‘Di musim semi, pada waktu raja-raja pergi berperang,. . . David tetap di Yerusalem “(2 Sam 11:1). Selanjutnya kita tahu bahwa Daud berzinah dengan Batsyeba, berbohong, dan melakukan pembunuhan atas Uria, orang Het. Melalui semua ini, Daud gagal untuk menjaga satu hal dalam pikiran:
2 Samuel 11:27 (TB)  …Tetapi hal yang telah dilakukan Daud itu adalah jahat di mata TUHAN.
(But the thing that David had done was evil in the sight of the Lord).

Ketika Nabi Natan menghadap dan mengatakan dosa yang dilakukannya, Daud langsung merendahkan dirinya di bawah tangan Tuhan yang kuat, dan mengakuinya, ”Aku telah berdosa terhadap TUHAN” (2 Sam 12:13). Dia bertobat, menulis dalam :
Mazmur 51:10 Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!
Psalms 51:10  Create in me a clean heart, O God, and renew a right, persevering, and steadfast spirit within me.

Meskipun David menghadapi konsekuensi dari dosanya selama bertahun-tahun yang akan datang, dengan rendah hati ia berlutut di bawah kebesaran Allah dan terus melakukan Pujian, Penyembahan, dan mengabdi kepada Tuhan-nya.

Dia tidak berontak ataupun merasa tidak bersalah seperti yang manusia akhir jaman ini banyak lakukan ! Kebanyakan manusia sekarang-sekarang ini, sudah salah masih tidak merasa bersalah dan tidak mengakuinya di hadapan Tuhan ! Itulah yang mendukakan Tuhan dan Tuhan tidak berkenan dengan hati yang seperti itu ! Tapi sebaliknya Daud malah mengakui dan bertobat dengan penuh kerendahan hati, itulah yang menyukakan hati Tuhan !

*Berkenan* artinya cocok dengan Tuhan, selaras dengan Tuhan dalam konteks Ibrani dan Yunani : orang yang di urapi Tuhan, artinya sah sesuai dengan keinginan Tuhan. Minyak adalah lambang proses, maka orang yang di urapi oleh minyak adalah orang yang mengalami proses sehingga selaras dengan Tuhan, maka tidak ada yang instan di hadapan Tuhan. Salah satu yang instan adalah kesembuhan contoh : orang buta di sembuhkan seketika itu juga. Proses yang seharusnya adalah dari kesombongan menjadi rendah hati, dari pemarah menjadi lemah lembut.

Yohanes 14:20 (TB)  Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.

http://www.bibleforandroid.com/v/cb7c8369e141

Kita harus mengalami Baptisan Roh Kudus yang real bukan ikut-ikutan.

Jemaat Harus memiliki Persekutuan Yang Intim Dengan TUHAN Yesus.

Mazmur 139

Amin

Writer : Joshua Ivan Sudrajat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar