APAKAH PENYEMBAHAN ITU ?

APAKAH ITU PENYEMBAHAN ?
Pastor Robert Lie

Ketika Tuhan menjumpai Ps. Robert dalam doa, Tuhan memberi pertanyaan. Bagaimana kita menilai jaman? Kita tahu tidak kita hidup di musim apa? Dia terjun dalam dunia pelayanan tetapi tidak tahu di musim apa. Bukan jaman modern yang dimaksutkan Tuhan. Banyak yang tidak tahu kita hidup di jaman apa dan apa yang sedang Tuhan rancangkan.

=Jaman Ajaib=

1. Curahan Roh Kudus secara besar=besaran (Kisah Para Rasul).
Bukan hanya hujan awal tetapi juga hujan akhir. Ini jaman supranatural dan keemasan. Ini jaman anak-anak Tuhan sebagai generasi akhir dibangkitkan. Apakah kita sadar berada dimusim itu?

Sudah mulai terjadi jaman supranatural
Hagai 2:10
Adapun Rumah ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam."

Haggai 2:10
'The glory of this present house will be greater than the glory of the former house,' says the LORD Almighty. 'And in this place I will grant peace,' declares the LORD Almighty."

Mengapa kata Rumah ditulis dengan huruf R besar? Ini bukan sembarang rumah tapi rumah Tuhan. Kemuliaan akhir jaman akan melebihi gereja mula-mula. Ini bukan sekedar omong kosong melainkan nubuatan yang sedang terjadi. Dalam Kisah Para Rasul ketika rasul-rasul berdoa maka turun Roh Kudus. Tuhan berjanji di akhir jaman akan terjadi pencurahan Roh Kudus lebih dari pada jaman para rasul. Sayangnya banyak orang yang tidak mengerti bahwa Tuhan sedang mengerjakannya.

Saat kita masuk musim kemarau maka sulit untuk hujan turun. Tetapi saat musim hujan datang tidak perlu pawang hujan untuk mendatangkan hujan karena memang sudah musimnya. Ini masanya hujan awal dan hujan akhir itu turun. Hujan kegerakan dan hujan lawatan itu turun. Saat ibadah di Solo berlangsung 4,5 jam dan jemaat dilawat bahkan muka mereka penuh dengan emas. Ada orang-orang yang menari dan tertawa sukacita. Membebaskan Roh Kudus bekerja luar biasa. Karena memang ini musimnya Roh Kudus bekerja bebas dan luar biasa. Tidak ada yang dapat menahannya, ini musimnya.

Di Palembang saat nyembah ada seperti air masuk ruangan. Ketika diinjak memang air tetapi ketika angkat kaki kering. Kita tidak perlu tengking-tengking hujan kalau memang musimnya. Di Jakarta banyak orang yang tidak percaya akan mujizat emas tetapi saat mereka masuk penyembahan lebih dalam banyak yang mendapat serbuk emas. Bahkan tidur saja dihujani emas. Di lobi pun terdapat serbuk emas. Detik itu mereka percaya akan kuasa penyembahan. Olehnya setiap jam 5 pagi mereka doa penyembahan. Mereka bertemu kemuliaan Tuhan. Kalau memang musimnya segalanya akan diturunkan.

2. Apakah kita terlibat dengan yang Tuhan lakukan atau cuma menonton
Apakah setiap orang kristen sadar dirinya terlibah atau cuma menonton. Bagaimana caranya untuk terlibah dan mengalaminya?

2 Tawarikh 7:1-3
Setelah Salomo mengakhiri doanya, apipun turun dari langit memakan habis korban bakaran dan korban-korban sembelihan itu, dan kemuliaan TUHAN memenuhi rumah itu. Para imam tidak dapat memasuki rumah TUHAN itu, karena kemuliaan TUHAN memenuhi rumah TUHAN.

2 Tawarikh 5:13-15
Demikian pula para penyanyi orang Lewi semuanya hadir, yakni Asaf, Heman, Yedutun, beserta anak-anak dan saudara-saudaranya. Mereka berdiri di sebelah timur mezbah, berpakaian lenan halus dan dengan ceracap, gambus dan kecapinya, bersama-sama seratus dua puluh imam peniup nafiri. Lalu para peniup nafiri dan para penyanyi itu serentak memperdengarkan paduan suaranya untuk menyanyikan puji-pujian dan syukur kepada TUHAN. Mereka menyaringkan suara dengan nafiri, ceracap dan alat-alat musik sambil memuji TUHAN dengan ucapan: "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya." Pada ketika itu rumah itu, yakni rumah TUHAN, dipenuhi awan, sehingga imam-imam itu tidak tahan berdiri untuk menyelenggarakan kebaktian oleh karena awan itu, sebab kemuliaan TUHAN memenuhi rumah Allah.

Kemuliaan dan menyembah tidak dapat terpisahkan. Mana yang lebih dahulu, kemuliaan atau menyembah? Kemuliaan dan menyembah itu seperti telur, ada yang berkata telur dulu baru ayam tetapi ada yang berkata ayam dulu barulah telur. Kemuliaan dan menyembah seperti halnya koin mata uang logam kadang kemuliaan turun baru menyembah. Kadang menyembah dulu baru kemuliaan Tuhan turun.

=Worship=
Worship bukan sekedar sing/menyanyi. Worship adalah seperti Kidung Agung. Ciumanmu manis seperti anggur. Worship dari kata proskuneo artinya mencium. Ibarat seekor anjing yang menjilat kaki tuannya karena cinta. Worship adalah ciuman. Seberapa penting ciuman itu? Worship dan kemuliaan tidak bisa dipisahkan. Dibumi seperti di surga artinya suasana surga dipindahkan ke bumi dengan penyembahan. Jangan punya motifasi untuk terima emas. Terima emas merupakan anugerah. Motivasi kita tidak lain hanya untuk menyukakan hati Raja.

Ada banyak orang ketika Ps. Robert datang mereka minta rindu dapat diamond. Satu butirpun tidak dapat diundang. Kalau engkau punya motifasi itu adalah salah. Motifasi sedikit melenceng merupakan kegagalan. Motivasi hanya untuk bertemu Tuhan dan menyukakan Dia. Buat suasana penyembahan kita berubah: "yang seperti ini belum pernah kita alami."

Kalau kita kejar penyembahan tersebut maka kita akan temui Tuhan. Tuhan perlu beresi hati kita dulu maka kemuliaan Tuhan akan dinyatakan. Semua dari Dia, bagi Dia dan untuk Dia. Kalau kita mengerti worship maka kemuliaan Tuhan diturunkan.

Ada 3 hal tentang ciuman:

1. Ciuman hanya diberikan kepada orang yang istimewa dalam hidup kita.
Yesaya 6:1
Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.

Worship hanya bisa terjadi kalau hanya Yesus menjadi yang istimewa. Worship kadang itu cuma nyanyian. Worship not just a song. Kadang kita tidak menyanyi hanya meresapi penyembahan sambil nangis tapi itulah worship. Ada hadirat Allah yang mengalir. Sering kita tidak merasakan apa-apa karena nyanyi bukan nyembah.

Harus ada raja yang mati. Banyak orang yang menjadikan uang sebagai raja. Kros cek hatimu who is your King. Janda Sarfat memberi persembahan harta. Karena harta bukan segala-galanya. Beberapa orang menjadikan uang sebagai raja. Rajanya bukan Yesus tapi uang. Ada yang menjadikan anak sebagai raja. Abraham disuruh mengorbankan anaknya. Hati Abaraham berkata rajanya cuma satu yaitu Tuhan. Olehnya pagi-pagi Abraham bawa Ishak ke gunung untuk dipersembahkan. That is worship. Beberapa orang menjadikan tahta sebagai raja. Raja Daud menjadi contoh saat membawa tabut, istrinya memandang rendah. Tahta, kekuasaan, harta tidak untuk selama-lamanya, tetapi Yesus adalah Raja sampai masa kekekalan. Kalau raja-raja dalam hidup kita mati dan hanya 1 Raja yaitu Yesus maka kemuliaan Tuhan turun.

2. Ciuman hanya bisa dilakukan dengan jarak dekat.
Kejadian 5:21
Setelah Henokh hidup enam puluh lima tahun, ia memperanakkan Metusalah. Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. Jadi Henokh mencapai umur tiga ratus enam puluh lima tahun.

Ciuman tidak bisa dilakukan dengan jarak jauh. Sedekat mungkin jarak maka semakin erat ciuman itu terjadi. Seberapa kedekatan kita terhadap Tuhan. Worship tidak hanya kemuliaan tetapi juga pengangkatan. Baik pengangkatan dalam rohani, jiwa, keluarga, ekonomi, masalah dll. Jangan cuma sebagai pendengar saja melainkan mengalami. Ketika kita dekat dengan Tuhan, kita bisa mengalami pengangkatan seperti Henokh. Tanpa kedekatan, sulit untuk bisa diangkat. Kalau kita punya basic kedekatan makan kita akan lakukan perkara yang lebih. Ambil keputusan kita mau cium Tuhan dekat-dekat jangan ada jarak. Ketika kita punya kedekatan dengan Tuhan, mengangkat tangan saja sudah masuk dalam worship. Our God is real God. Worship is key.

3. Ciuman selalu 2 arah
Ketika ciuman itu dilakukan dalam satu arah maka tidak ada hadirat yang ada. If you worship Him, He will respon you. Ketika kita memeluk-Nya, Dia akan membalas dengan pelukan yang lebih erat. Ciuman Tuhan lebih manis daripada anggur.

Keluaran 6:1
Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa: "Sekarang engkau akan melihat, apa yang akan Kulakukan kepada Firaun; sebab dipaksa oleh tangan yang kuat ia akan membiarkan mereka pergi, ya dipaksa oleh tangan yang kuat ia akan mengusir mereka dari negerinya."

Keluaran 7:1
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu.

Keluaran 8:1
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah menghadap Firaun dan katakan kepadanya: Beginilah firman TUHAN: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku;

Keluaran 9:1
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah menghadap Firaun dan berbicaralah kepadanya: Beginilah firman TUHAN, Allah orang Ibrani: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku.

Keluaran 10:1
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah menghadap Firaun, sebab Aku telah membuat hatinya dan hati para pegawainya berkeras, supaya Aku mengadakan tanda-tanda mujizat yang Kubuat ini di antara mereka,

Keluaran 11:1
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Aku akan mendatangkan satu tulah lagi atas Firaun dan atas Mesir, sesudah itu ia akan membiarkan kamu pergi dari sini; apabila ia membiarkan kamu pergi, ia akan benar-benar mengusir kamu dari sini.

Musa tahu kalau dia harus memberi penyembahan setiap hari. Dalam keseharian dia harus berjalan menurut firman Tuhan. Tiap hari dia berjalan menurut tuntunan Tuhan. Berhenti berjalan menurut kebenaran diri sendiri. Belajar berjalan menurut firman Tuhan. Awali hari-hari kita dengan berfirmanlah Tuhan. Yang menjadi pertanyaan: apakah kita mendapat firman Tuhan setiap hari? Mulai awali dengan doa, penyembahan dan baca alkitab. Melalui doa, penyembahan, alkitab Tuhan bisa bicara.

Komentar

Postingan Populer