Attitude Of A Giant Killer

Attitude Of a Giant Killer

Daud berlari mendapatkan orang Filistin itu, lalu berdiri di sebelahnya; diambilnyalah pedangnya, dihunusnya dari sarungnya, lalu menghabisi dia. Dipancungnyalah kepalanya dengan pedang itu. Ketika orang-orang Filistin melihat, bahwa pahlawan mereka telah mati, maka larilah mereka.
(1 Samuel 17:51)

Selain Kaleb ada seorang pembunuh Raksasa juga.

Ketika semua tentara Israel dan Saul ketakutan dan mereka mundur dari medan peperangan, ada seorang anak muda yang imut-imut (kemerah-merahan)

Dia sendiri yang berani melawan Goliat dan dia satu-satunya yang berkata:
"Jangan tawar hati!"
(1 Samuel 17:32)

Sesungguhnya apa rahasia Daud tidak tawar hati menghadapi Goliat?

Ini rahasianya:
Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu.
(1 Samuel 17:45)

Daud memiliki kepercayaan yang kuat kepada Tuhan.

Dia tidak takut sekalipun yang dihadapinya adalah Raksasa.

Kalau kita melawan Raksasa mengandalkan kekuatan kita, ya seperti tentara Israel dan Saul yang ketakutan.

Tapi kalau kita memiliki kepercayaan yang kuat kepada Tuhan, kita akan mendatangi Raksasa itu bersama dengan Tuhan dan memenggal kepala Raksasa itu.

Rahasia memiliki kepercayaan yang kuat kepada Tuhan adalah di tempat tersembunyi yaitu Keintiman.

Daud membangun Keintiman dengan Tuhan, hatinya melekat dengan Tuhan, dia selalu dengar-dengaran dengan Tuhan.

Raksasa dianggapnya singa dan beruang yang pernah dibunuh Daud.

Hanya dengan ketapel + 1 batu Goliat tumbang.

Jelas ini Tuhan yang bekerja, bukan kekuatan manusia.

Tapi untuk sebuah Kemenangan Besar dibutuhkan kerjasama, Sepakat dengan Tuhan.

Ketika kita sepakat dengan Tuhan, kita bisa membunuh Raksasa apapun dalam hidup kita dan kita keluar jadi pemenang.

Tuhan Yesus Memberkati Dengan Ajaib

Sumber : Daniel - Copas Grup WA

Komentar

Postingan Populer