Rabu, 09 Mei 2018

PEPERANGAN ROHANI

PEPERANGAN ROHANI



Mewaspadai/ menjagai diri untuk selalu memiliki adanya dinamika aliran Roh dalam batin adalah sebuah keharusan!

Dengan segala macam cara Musuh akan terus berupaya untuk menyumbat aliran air hidup dari dalam hidup setiap orang percaya.

Bagi para peserta retreat SnS yang baru-baru ini alami lawatan Roh, penyingkapan firman dan menikmati manifestasi realita kerajaanNya, mereka harus betul-betul mewaspadai diri sehingga apa yang sudah mereka terima dari Tuhan tidak akan bisa di curi kembali oleh Musuh...

1. Bangunlah kebiasaan baru dalam hidup sehari-hari. Utamakan realita Tuhan dalam hidup ini. Jangan biarkan kesibukan rutin yang selama ini menyita waktu kita dengan sia-sia kembali kita jalani sepulang kita dari retreat.

Setiap kebenaran firman yang kita terima harus di kondisikan untuk menjadi suatu kebiasaan/ gaya hidup baru dalam hidup sehari-hari.

Memang dibutuhkan suatu ketekunan untuk memastikan terbangunnya firman dalam hidup sehari-hari. Tidak bisa di pungkiri, akan selalu ada momen 'on-off' yang selalu harus kita lalui sebelum kebiasaan/ gaya hidup baru betul-betul terbangun dalam hidup kita. Tapi jangan menyerah, teruslah berfokus untuk membangun kebiasaan/ gaya hidup baru tersebut.

Keberhasilan kita dalam membangun gaya hidup/ kebiasaan baru yang merupakan ekspresi dari firman yang kita terima, adalah merupakan sebuah kemenangan yang meng-establish posisi rohani kita jadi 'lebih tinggi' dari keberadaan para penguasa kota yang selama ini menekan hidup kita.

Artinya, dengan terbangunnya suatu kebiasaan baru dalam hidup kita, musuh tidak lagi memiliki akses untuk menekan/ mengintimidasi hidup kita! Tuhan membawa kita untuk selalu menikmati manifestasi roh yang berkemenangan dalam hidup sehari-hari...

2. Setiap pagi, lakukanlah 'spiritual flow checking'. Maksudnya, setiap pagi sebelum kita terlibat dalam berbagai kesibukan, cobalah berdoa dalam bahasa roh dan rasakan aliran air hidup yang seharusnya mengalir dari dalam batin kita. Jika aliran Roh dalam batin kita terasa tersumbat, melemah atau malah tidak bisa kita rasakan, segeralah lakukan peperangan rohani!

Berdoalah dalam bahasa roh secara kuat - paksa diri kita untuk berdoa dengan bersuara, biar lalui intonasi/ suara yang kita keluarkan, kita jadi seperti seseorang yang sedang menggali kembali sumur/ sumber air hidup dalam batin kita yang sedang 'ditimbun' oleh Musuh. Teruslah berdoa dalam bahasa roh sampai kita kembali merasakan adanya aliran air hidup yang mengalir dari dalam batin kita.

Ingat selalu, musuh akan berupaya dengan segala macam cara hanya untuk menyumbat aliran air hidup dalam batin kita tersebut.

Sekali Musuh berhasil menyumbat aliran air hidup dalam batin kita, artinya dia sudah berhasil untuk 'menjinakkan satu bom' yang berpotensi untuk mengganggu & merusak aktifitas musuh atas suatu kota...

Jangan pernah biarkan aliran air hidup dalam batin kita alami gangguan. Jika saat kita melakukan 'spiritual flow checking' dan didapati adanya suatu masalah, segera lakukan pembenahan! Kalau memang diperlukan untuk dilakukan puasa, lakukanlah puasa! Yang pasti lakukan segala cara untuk menjagai dan bahkan menumbuhkan level kedalaman aliran air hidup dalam batin kita.

Aliran air hidup inilah yang akan memastikan semua benih firman yang sudah tertabur dalam hidup kita akan bertumbuh, berakar dan memunculkan buah dalam hidup kita...
#AkuCintaTuhan
Ps. Steven Agustinus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar