Tamariska

Minggu, 3 Maret 2013

Tamariska

Pdt. Petrus Agung


Ul 33: 13-16 – Ini adalah berkat yang pernah Tuhan berikan di masa lampau. Artinya berkat yang Tuhan mau berikan kepada kita adalah
warisan rohani.

Orang-orang yang sudah puluhan tahun melayani Tuhan dengan setia punya kekayaan rohani tertentu. Kita perlu mendengarkan pengalaman rohani dan kesaksian hidup mereka berjalan bersama Tuhan, dari situ kita bisa dapat warisan rohani.

P Agung awalnya membaca buku-buku rohani di salah satu toko buku Kristen di Semarang. Dalam perjalanan hidupnya: Keneth Hagin, Oral Roberts, Yonggi Cho. Satu-persatu penulis-penulis buku tersebut bertemu secara pribadi dan memberkati p Agung.
Pesan p Adi Sutanto kepada p Agung: jika ada orang dipakai Tuhan usahakan bisa bertemu dan didoakan sebelum yang bersangkutan meninggal.

Kita juga akan terima
blessing – warisan rohani yang sama. Saat Musa memberkati suku Yusuf, dikatakan mereka akan terima warisan rohani yang luar biasa. Leluhur Israel: Abraham-Ishak-Yakub, dan yang paling terkait dengan gunung adalah Abraham. Gunung pertama yang dihadapi Abraham adalah gunung Moria.

Kej 22: 1-2 – Moria artinya
chosen by God – dipilih/ dilihat oleh Allah.
Kisah ini diawali dengan kalimat “ Setelah semuanya itu... “ (Kej 22: 1a). Ini berarti ada sesuatu yang terjadi sebelumnya, yang melatar-belakangi sehingga kejadian di pasal 22 terjadi. Ada suatu kisah yang membuat pilihan Tuhan dan berkatNya jatuh pada kita ada di kisah sebelunmnya.

Kej 21: 32-34 – bagian dari perjanjian Abraham dengan Abimelekh.

Lalu Abraham menanam sebatang pohon tamariska di Bersyeba, dan memanggil di sana nama TUHAN, Allah yang kekal. (Kej 21: 33)

Kitab Kejadian penuh dengan hukum 1st mention (hukum penyebutan pertama). Abraham tanam pohon Tamariska. Tamariska adalah pohon yang sakral di jaman itu, dan dikenal sebagai Bait yang tanpa atap (roofless tample), tempat orang menyembah Tuhan.

Orang-orang di generasi-generasi berikutnya, ada yang perduli dengan warisan rohani, dan ada yang tidak perduli. Respon yang berbeda memberikan hasil yang berbeda.

1 Sam 21 – Daud lari dikejar Saul dan berhenti di kota Nob. Daud diberi makan dan diberi pedang Goliat oleh para imam di Nob. Para imam ini menolong Daud tanpa tahu bahwa Daud sedang diburu Saul, mereka mengira Daud sedang menjalankan tugas dari raja.

1 Sam 22: 6, 18 – Saul duduk di bawah pohon Tamariska, memerintahkan untuk membunuh 85 imam di Nob yang masih memakai baju Efod, dan juga membantai penduduk dan penghuni kota Nob.

Sekian ribu tahun sebelumnya Abraham membangun
roofless tample – pohon tamariska untuk menyembah Allah. Saul tidak menghormati apa yang pernah dibuat Abraham, sesuatu yang pernah di-sakralkan dan digunakan untuk menyembah Tuhan, hari itu dicemari Saul dengan memerintahkan pembantaian satu kota. Ini adalah tanda orang yang tidak kenal Tuhan.

Tuhan bisa angkat kita sangat tinggi. Tapi seberapa ujungnya tergantung sikap dan kerendahan hati kita, dan seberapa kita takut akan Tuhan dalam hidup kita.

1 Sam 31: 1-13 – Keadilan Tuhan karena tindakan Saul: Saul, anak-anak, dan tentaranya semua mati pada pertempuran ini. Dan akhirnya Saul juga dikuburkan di bawah pohon tamariska.

Apa yang kau hina dan rendahkan akan menguburmu

Kisah Daud-Nabal-Abigail
Daud pernah membantu menjaga domba-domba Nabal. Saat pengguntingan bulu domba, Daud utus 10 orang anak buahnya untuk minta bagian ke Nabal, tapi malah mereka dimaki-maki dan direndahkan. Daud marah, dan mau membunuh Nabal dan semua keluarga dan pegawainya. Abigail menghadang rombongan Daud, dan bisa melunakkan hati Daud. Saat Nabal mendengar tindakan Abigail, jantungnya membatu 10 hari sebelum mati. Itu hitungan Tuhan: 1 hari untuk 1 orang yang dihina Nabal.

Tuhan melihat dan menghitung segala sesuatunya. Selalu ada keadilan Tuhan yang berlaku.

Lalu Abraham menanam sebatang pohon tamariska di Bersyeba, dan memanggil di sana nama TUHAN, Allah yang kekal. (Kej 21: 33)

Allah yang kekal : El - Olam =
עולם (H5769), pengertiannya:
  • everlasting / kekal
  • point of vanishing – titik di mana tiba-tiba sesuatu itu menghilang/ lenyap
  • hidden / tersembunyi

Sungguh, Engkau Allah yang menyembunyikan diri, Allah Israel, Juruselamat. (Yes 45: 15)

Kita tidak bisa beri nama Tuhan dari pengetahuan manusia kita, tapi Tuhan yang harus mewahyukan diriNya kepada kita.

Dan masih lama Abraham tinggal sebagai orang asing di negeri orang Filistin. (Kej 21: 34)

Sejak Tuhan wahyukan diriNya sebagai El olam, Tuhan seperti seolah-olah bersembunyi. Ini bagian dari ujian, yang artinya Tuhan mau melihat hati kita.

Jika suatu saat walau kita lakukan apapun yang rohani seolah tidak ada efeknya, maka kita harus waspada. Jika tidak ada kesalahan di pihak kita, bisa jadi itu adalah saat Tuhan seolah-olah sembunyi dari kita. Tapi bukan berarti Tuhan tidak ada, hanya menyembunyikan kehadiranNya.

Di saat seperti itu akan terlihat seberapa kita membutuhkan Tuhan!

Menurut p Agung, ps Benny adalah salah seorang yang hidupnya sungguh-sungguh tergantung pada hadirat Tuhan. Setelah rekaman untuk saluran TV rohani milik ps Benny, P Agung diminta tinggal untuk bersama-sama doakan seorang wanita yang menderita kanker. Ps Benny baru doa setelah hadirat Tuhan datang. Hasilnya wanita itu sembuh.

Tuhan sengaja diam dan undur dari Hizkia untuk melihat hatinya. Di saat itu justru Hizkia pamerkan semua hartanya kepada utusan Babel.

Sesudah peristiwa El Olam, Tuhan mencoba Abraham dengan meminta anak kesayangannya, untuk melihat apakah Abraham masih berpaut kepada Tuhan atau kepada anaknya.

Ada hamba Tuhan tua yang secara teologis ucapannya salah. Dia hanya bisa khotbah 2 macam: perpuluhan dan kesembuhan ilahi. Walau yang diucapkan salah, yang dia doakan terjadi dan Tuhan bekerja. Kita tidak pernah tahu bagaimana hubungan pribadinya dengan Tuhan sehingga penyertaan Tuhan ajaib di hidupnya.

Perjamuan Kudus
Yohanes datang dan mengajak orang-orang berpuasa, orang berkata dia kerasukan setan.
Yesus datang, mengajak makan dan minum, orang bilang gelojoh.

Ada hal yang ajaib dalam “makan di hadapan Tuhan”
  • Ada 3 orang datang ke tenda, Abraham jamu mereka makan. Setelah makan dan minum, ada penetapan Tuhan tentang anak perjanjian.
  • Di kitab Ester pembalikan keadaan terjadi setelah Ester menjamu raja.
  • Mam 23. Kelimpahan dan pengurapan terjadi setelah perjamuan.
  • Perempuan Siro-Fenesia yang anaknya sakit. Tuhan gambarkan kuasa dalam bentuk roti, wanita ini menempatkan dirinya sebagai anjing yang makan remah-remah roti, dan anaknya sembuh.
  • Saat Abraham menang dari peperangan, ada Imam Melkisedek yang melambangkan Yesus. Melkisedek membawa roti dan anggur, lalu Abraham serahkan persepuluhan, dan Melkisedek memberikan berkatnya kepada Abraham.

Ambil perjamuan kudus dengan iman, bukan seperti kebiasaan, maka hidup kita akan diubah Tuhan dengan cara Tuhan yang luar biasa.

Komentar

Postingan Populer