Bagaimana Menang Terhadap Pengaruh

*| JPCC Sunday | 23 October 2016 |*
*By : Ps. Jeffrey Rachmat*
*Build | Influence*
*Bagaimana Menang Terhadap Pengaruh*
-------------------
*Ayat Minggu :*

*_Matius 5:9 (TB)_*
*_Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah._*

-------------------
*Khotbah:*

Bagaimana kita bisa menang terhadap pengaruh, hari hari ini kita hidup didalam dunia yang mengasikan, dimana perubahan begitu cepat terjadi. Sebagai contoh smartphone yang ada di tangan saudara, semua orang seperti punya suara, orang jadi mudah mengeluarkan semua apa yang ada di benaknya.
Kebiasaan mem foto sebelum makan dan di upload ke media sosial.
Ada begitu banyak suara yang melintas dan didengar oleh kita, tapi jika kita tidak memiliki sistem untuk menyaring, maka bisa jadi kita terbawa pengaruh tersebut.

Pastikan dalam hidup saudara memiliki Kristus sebagai sostem yang menyaring berbagai hal yang terjadi disekitar kita.

*_Matius 4:1-11 (TB)_*
*_1 Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis._*
*_2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus._*
*_3 Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti."_*
*_4 Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah." _*
*_5 Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah,_*
*_6 lalu berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu."_*
*_7 Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!"_*
*_8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,_*
*_9 dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku."_*
*_10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"_*
*_11 Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus._*

Dalam ayat ini, mari kita belajar bagaimana Yesus melawan godaan dan pengaruh dari iblis saat menggoda Yesus di atas bukit.
Iblis menyerang dan mencoba mempengaruhi Yesus bukan saat mulai puasa,  tapi saat secara fisik Nya sudah lelah dan lemah setelah puasa 40 hari.
Sipencoba datang pada saat kondisi lelah, bukan pada saat dalam keadaan sedang kuat. Pada saat kita sedang kuat, iblis akan tidur, dan dia tahu bahwa kondisi saudara sedang fully charge.

Iblis mencobai kita dengan cara yang sama yaitu saat kita lemah, saat tidak kuat dan sendirian.
Penting untuk kita sadar akan *_keadaan kita_*  terutama saat kita lemah. Apa yang kita lakukan saat kita sedang tidak sehat maka kita akan beristirahat lebih banyak.
Banyak org gak sadar dlm keadaan lemah dan terus bekerja maka akibatnya dia lbh rentan thd sakit penyakit.

Begitu juga saat keadaan rohani saat sdg lemah atau kering sehrsnya mengambil waktu utk berdoa dan berkumpul dg temen2 seiman spy dikuatkan. Sebaiknya saudara bisa datang kepada komunitas yang seiman sehingga tidak terjatuh kedalam dosa.

Iblis menggoda Yesus untuk menyalahgunakan kekuatannya, utk menghalalkan sgl cara. Yesus menang atas pencobaan tsb krn nilai2 yg Dia pegang sejak kecil yg didasari oleh kebenaran firman Tuhan. Yesus bisa menang karena Dia memegang nilai-nilai yang berdasarkan Kebenaran Firman Tuhan.

Sebelum masuk lebih jauh, berikut saya bertahukan secara singkat apa yang kita perlu tahu tentang apa itu nilai :
*- Nilai adalah harga yang kita bersedia bayarkan.*
*- Nilai menentukan apa yang benar-benar penting buat kita.*
*- Nilai adalah apa yang sebenarnya saudara perjuangkan.
*- Nilai mengungkapkan apa yang kita inginkan.*
*- Nilai pada akhirnya menentukan langkah-langkah kita.*

Nilai menetukan tindakan kita, tapi jika nilai tersebut tidak sesuai dengan apa yang hidup saudara jalankan, maka saudara akan mundur pelan-pelan.
Setiap keputusan yang saudara buat, akan menunjukan sebuah nilai.
Tindakan kita yang kita letakkan atas sesuatu akan menentukan respon kita. Nilai menentukan respon kita.

- Saudara tidak korupsi karena saudara memegang nilai untuk menjaga kejujuran untuk tidak koruspi.
- Saudara memegang nilai kekudusan, maka saudara tidak akan melakukan hubungan sex sebelum menikah.

Dalam hidup ini saudara menang atau kalah adalah karena ada nilai-nilai yang saudara pegang. Nilai ibaratnya sebuah pertahanan yang saudara miliki untuk menghadapi pengaruh yang buruk yang coba masuk dalam kehidupan saudara.
Jika tdk mempunyai nilai maka kita akan mudah dipengaruhi karena saudara tidak memiliki pertahanan.
Adalah lewajiban orang tua untuk pertama kali memasukkan nilai dalam kehidupan anak-anak nya.

*_Amsal 22:6 (TB)_*
*_Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu._*

Perhatikan ayat ini, Nilai-nilai yang dimasukkan sejak kecil yg menjaga seseorg di masa tuanya. Jika dari sejak kecil mereka diajarkan untuk menghormati orang lain, menghargai dan tidak kurang ajar, maka sampai masa tua nya mereka bisa menghargai orang lain. Tapi jika mereka sejak kecil tidak diajari menghargai orang lain, maka sampai besarpun mereka tidak menghargai orang lain.
Yesus sejak kecil diajari nilai-nilai yang didasari Firman Tuhan maka Dia kuat menghadapi pencobaan.

*_Ulangan 6:6-12 (TB)_*
*_6 Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan,_*
*_7 haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun._*
*_8 Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu,_*
*_9 dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu_* rumahmu dan pada pintu gerbangmu._*
*_10 Maka apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepadamu — kota-kota yang besar dan baik, yang tidak kaudirikan;_*
*_11 rumah-rumah, penuh berisi berbagai-bagai barang baik, yang tidak kauisi; sumur-sumur yang tidak kaugali; kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun, yang tidak kautanami — dan apabila engkau sudah makan dan menjadi kenyang,_*
*_12 maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan._*

Belajar dari ayat ini, Jika kita diajarkan nilai-nilai sejak kecil maka saat kita berhasil kita tidak akan lupa darimana kita berasal. Saudara tidak akan pernah melupakan Tuhan.
Nilai-nilai yang kita pegang akan menjadi karakter. Dapatkah karakter diubah? Bisa.
Itulah kenapa datang ke gereja akan dapat merubah dimana cara berpikir seseorang diubah menjadi lebih baik.
Tapi bukan karena kekuatan manusia tapi melalui kekuatan Roh Kudus melalui firman Tuhan. Adalah paling mudah menaruhkan nilai pada usia yang masih muda.

Jika saudara tidak memiliki nilai, maka saudara akan perlu Tuhan hanya pada saat saudara jatuh dalam masalah. Akan banyak orang yang mudah datang dan pergi hanyak ketika masalah datang.

*Nilai yang kita pegang menjadi pertahanan yang kuat jika nilai tersebut didasari kebenaran firman Tuhan = Solid Rock*
Sama seperti Yesus saat Dia dicobai yang Dia sebut adalah firman Tuhan, karena Forman inilah yang mendasari apa yang jadi kekuatan Dia.

*_Matius 7:24-27 (TB)_*
*_24 "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu._*
*_25 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu._*
*_26 Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir._*
*_27 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."_*

Dalam Matius 7 ini, jika kita belajar Firman Tuhan dan mengerti, maka itu menjadi nilai dalam hidup saudara, maka itu akan menjadi batu karang yang teguh.
Pengaruh luar boleh datang, masalah boleh menghampiri, pengaruh banyak melintas, tapi saudara tidak akan mudah di goyahkan. Karena saudara selalu mengutamakan kebenaran Firman Tuhan.

*Semakin lemah pertahanan kita semakin kuat pengaruh luar mempengaruhi  tetapi sebaliknya jika nilai saudara kuat, maka semakin lemah pengaruh luar mempengaruhi.*

*www.grfaith.net*
*God Bless*
-----------

Komentar

Postingan Populer