Metamorphoo


Tidak dapat dipungkiri, hingga sekarang masih ada saja orang-orang percaya yang berhasil termakan oleh tipu daya si Jahat.

Sesungguhnya, Iblis sudah dikalahkan; semua efek dosa dalam hidup orang percaya sudah ditebus oleh korban Kristus; disatu sisi yang lain, orang-orang percaya sendiri - sebagai Ciptaan Baru, sudah diberi kuasa untuk membungkam mulut musuh & pendendam (Maz 8:3), sekaligus menghancurkan semua aktifitas Musuh dalam kehidupannya (Ef 6:10-13)

Seharusnya, setiap oang percaya akan dapat menikmati realita kehidupan sebagai orang benar yang makin bertambah terang hingga rembang tengah hari (Ams 4:18) Tapi, sekali lagi alasan mengapa hal tersebut belum juga terealisasi atas setiap orang percaya adalah karena mereka masih terperangkap oleh tipu daya si Jahat.

1. Iblis akan terus memanfaatkan setiap kelemahan/ keterbatasan yang masih kita miliki dalam fase perubahan 'metamorphoo' untuk membuat kita jadi merasa tidak layak dihadapan Tuhan, menjadi lemah secara rohani dan lain-lain.

Adalah wajar jika individu orang percaya belum mengalami kesempurnaan didalam Kristus; kita semua sedang disempurnakan melalui pekerjaan Roh & firman. Adalah wajar jika kita yang sedang dalam proses perubahan ini masih mengalami beberapa kejatuhan, beberapa kelemahan & kegagalan dalam melakukan firman. Yang perlu kita pastikan hanyalah setiapkali kita menjalani kehidupan yang tidak akurat, kita harus terus mentaati suara hati nurani yang menegur kita; responi dengan respon pertobatan. Bapa akan selalu menerima pertobatan kita; bahkan Dia akan memberikan Roh Kebenaran untuk menolong, menuntun kita berjalan dalam segala kebenaran (1 Yoh 1:8-10, 1 Yoh 2:1-2, Yoh 16:13)

2. Iblis juga akan memanfaatkan tipu daya kekayaan, hari yang jahat & masa yang sukar untuk menanamkan benih kekuatiran dalam kehidupan orang percaya.

~ Tipu daya kekayaan (Mat 13:22) adalah merupakan tipuan si Jahat yang membuat seseorang merasa tidak akan bisa berbuat apa-apa jika ia tidak memiliki cukup uang.

Hal ini akan menghantarkan seseorang jadi memiliki keinginan untuk menjadi kaya. Iblis telah berhasil merusak kehidupan iman seseorang saat orang yang bersangkutan mulai cinta akan uang & mengejar uang/ memiliki keinginan untuk jadi kaya. Oleh karena mengejar kekayaan ada banyak orang percaya yang kehilangan perkenanan Tuhan dalam hidupnya (1 Tim 6:9-10 & 17)

~ Hari yang jahat (Ef 5:16) berbicara tentang kerasnya kehidupan. Musuh sudah merancang sistem perekonomian dunia untuk mengharuskan semua orang yang ingin berjual beli harus memiliki 'tanda' ditangan & didahi masing-masing. Tanda yang dimaksud adalah mengerahkan kemampuan/ kekuatan manusiawi (Why 13:16-18, Yer 17:5-6) Orang percaya yang terjerat dalam hari yang jahat jadi tergoda untuk terus mengandalkan kekuatannya sendiri untuk bisa 'survive' menjalani hari-hari kehidupannya...

~ Masa yang sukar (2 Tim 3:1) berbicara tentang berbagai situasi, keadaan & fakta/  peristiwa yang menakutkan, mengkhawatirkan, membahayakan. Dunia tempat kita menjalani hidup hari-hari ini sesungguhnya makin 'tidak layak tinggal' - ada berbagai jenis pencemaran (udara, air, sumber makanan dan lain-lain) yang sangat membahayakan kesehatan; ada muncul berbagai virus baru yang sudah kebal dengan berbagai jenis obat yang sekarang ada dan lain-lain

Semua itu berhasil menumbuhkan kekuatiran dalam hidup orang percaya. Orang percaya jadi terus mengalami tekanan dalam pikiran & emosi. Mereka jadi kehilangan damai sejahtera & sukacita yang diberikan oleh Roh Kudus. Padahal sukacita yang dari Roh Kudus itu adalah kekuatan bagi orang percaya (1 Tes 1:6)

3. Lawan semua pekerjaan Musuh dengan iman yang teguh!

Kehidupan orang benar harus sepenuhnya dibangun diatas iman kepada apa yang Tuhan katakan bukan berdasar fakta yang ada (Rom 1:7, Gal 2:20) Artinya, jika fakta, kehidupan sehari-hari yang kita jalani berbeda dengan apa yang sudah Tuhan firmankan, kita harus melakukan perlawanan! Wujud perlawanan yang bisa kita lakukan adalah dengan terus mengimajinasikan & memperkatakan firman yang sudah kita terima sampai emosi/ batin kita jadi bergelora penuh keantusiasan.
Jika selama ini orang percaya diikat dengan berbagai kekuatiran, sekaranglah saatnya untuk orang percaya dipenuhi dengan gelora iman & pengharapan!

1 Pet 5:9 menegaskan bahwa keteguhan yang harus kita miliki dalam iman kita digambarkan sama seperti seseorang yang keras kepala - tidak mau tahu dengan keadaan yang ada, pokoknya apa yang Tuhan firmankan itulah yang harus terwujud!

Ada nada ngotot, memaksa & mengharuskan dalam intonasi/ nada suara yang ia keluarkan saat melakukan deklarasi firman...

Inilah saatnya setiap orang percaya memukul mundur semua musuh-musuhnya...#AkuCintaTuhan (Ps. Steven Agustinus)

Komentar

Postingan Populer