Senin, 25 September 2017

SEPATAH KATA


Hari-Hari ini saya belajar lagi tentang Rhema.

Saya membutuhkan SEPATAH KATA dari Tuhan. Kembali saya pelajari tentang Rhema Ada dua kunci agar iman kita timbul :

Rom 10 : 17
Roma 10:17 (TB)  Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

http://www.bibleforandroid.com/v/a2f5305bc2a0

-Iman kita timbul karena kita mendengar firman Tuhan.

Mendengar Firman TUHAN bukan hanya sekedar Pengetahuan. Kita butuh Rhema dari Tuhan.

-Firman Tuhan yang kita dengar akan menimbulkan iman. Menguatkan Kepercayaan Dengan Mendengar Kotbah-Kotbah.

(Iman berakibat sangat banyak dalam hidup kita).

Kenapa iman hanya (dituliskan di Alkitab) timbul oleh PENDENGARAN :

-kita akan mengetahui ketika kita mengerti arti Firman.

-Firman memiliki arti RHEMA (suatu pewahyuan)

-RHEMA : suatu hal yang sedang di ucapkan oleh suara yang hidup. Suara yang hidup : Tuhan yang berbicara melalui Roh Kudus.

-Rhema tidak pernah ditulis oleh Tuhan agar dengan mudah kita terima. Karena Ketika dengan mudah kita menerima rhema, maka dengan mudah pula kita mendapat iman. Ketika kita dengan mudah memiliki iman maka akan sangat mudah bagi kita melakukan banyak hal (so, kita tidak lagi bergantung penuh kepada Tuhan)

-Oleh sebab itu Tuhan ingin menchallenge kita untuk dapat menghargai setiap firman yang kita terima agar itu menjadi rhema dalam hidup kita.

#Contoh orang-orang yang mendengar dan melakukan RHEMA:

1. Mat 14:28-29.

Apa yang membuat Petrus berani dan punya iman untuk berjalan di atas air? Karena dia mendengarkan RHEMA (“Datanglah!”), sehingga dia berani melangkah.

-Awal untuk melakukan hal-hal mujizat adalah mendengarkan RHEMA.

-ketika kita mencari sumbernya (Allah sendiri) segala sesuatu yang kita butuhkan itu akan terus mengalir dalam hidup kita.

-Rhema demi rhema akan menjadi senjata yang kuat dalam hidup kita, akan menjadi pilar yang kokoh bagi hidup kita.

2. Mat 16:18

Dan pada akhir hidupnya Petrus tidak pernah berkhianat kepada Kristus.

-Ketika kita terima nubuatan/Firman dll, percaya bahwa hal itu akan mengubahkan hidup kita. Karena kita tahu bahwa ada Rhema untuk hidup kita.

-Dengarkan dan hargai setiap RhemaNya yang kita dapatkan.

-Rhema itu cukup untuk menimbulkan iman yang besar (meskipun hanya sebesar biji sesawi, tapi itu dapat memindahkan gunung).

-semakin banyak Rhema yang kita miliki, akan membuat kita semakin sinc dengan kapasitas iman yang Tuhan berikan.

3. Luk 7:6-10

-“sepatah kata” (ayat 9).

-Ia ingat akan kedudukannya, dan mengambil perumpamaan dari hal tersebut (Kedudukannya menjadi Rhema dalam hidupnya).

(re: terlebih Engkau Raja segala raja, satu kata saja lebih dari cukup untuk membuat mujizat).

-Suara Roh Kudus adalah suara yang hidup, dia tidak akan pernah menjatuhkan kita atau menyingkirkan kita dari Destiny kita. Tetapi Dia yang akan membuat kita tetap naik, membimbing kita untuk dapat menuntaskan destiny kita.

-Apapun masalahnya bergantung pada RhemaNya terlebih dahulu. Utamakan Firman Tuhan! Minta, cari, ketuk maka kita akan mendapatkan apa yang kita butuhkan.

-Tuhan ingin kita tidak sekedar membaca logosnya saja (Firman yang tertulis di alkitab), tapi Ia ingin kita merenungkan dan mencari RHEMA apa yang Tuhan beri untuk kita

4) Bartimeus

Disaat yang lain berteriak “Yesus dari Nazareth. Ia mendengarkan suara yang hidup (RHEMA) dan berteriak “Yesus anak Daud!”.

Rhema : adalah suara Roh Kudus; Mau lembut atau keras suara Roh Kudus itu memiliki kuasa yang sama.
Ketika kita menginginkan Rhema, maka Tuhan pasti memberikan kepada kita.
#Bagaimana kita mendapat RHEMA? Bagaimana Tuhan menurunkan RhemaNya untuk kita?

Mat 14:28-29

-ketika kita meminta RHEMA kepadaNya (Tepat seperti yang kita minta, itu yang Tuhan berikan).

Praktek mengenai Rhema ini butuh KETEPATAN. Roh Kudus yang menolong dan mengajar kita untuk mengalami Rhema menjadi Kenyataan. Amin

Sumber : Jawaban.Com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar