Yang Satu Kali, Yang Banyak Kali Untuk Selamanya

Yang Satu Kali, Yang Banyak Kali Untuk Selamanya

"Siapakah yang telah mendengar hal yang seperti itu, siapakah yang telah melihat hal yang demikian? Masakan suatu negeri diperanakkan dalam satu hari, atau suatu bangsa dilahirkan dalam satu kali? Namun baru saja menggeliat sakit, Sion sudah melahirkan anak-anaknya. Masakan Aku membukakan rahim orang, dan tidak membuatnya melahirkan? firman TUHAN. Atau masakan Aku membuat orang melahirkan, dan menutup rahimnya pula? firman Allahmu." - Yesaya 66:8

"Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah." - Roma 6:10

"Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi, demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia." - Ibrani 9:27-28

"Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: 'Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga.' Ungkapan 'Satu kali lagi' menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan." - Ibrani 12:26-27
Dalam hidup ini ada banyak hal yang hanya terjadi satu kali saja, terjadi untuk menjadi dasar bagi hal-hal lainnya yang harus dikerjakan berkali-kali. Pertama-tama kehidupan yang dilengkapi dengan kematian masing-masing hanya satu kali untuk diisi dengan berbagai kemujuran dan kemalangan yang datang silih berganti. Selanjutnya, keselamatan dari Kristus untuk dikerjakan dengan penuh iman & pergumulan berkali-kali sampai kita mencapai garis akhir yang Tuhan tetapkan. Berikutnya adalah pernikahan, hanya satu kali sampai Maut memisahkan, diisi dengan banyak cinta, air mata, kebahagiaan, kejutan, kelahiran anak-anak, dan sebagainya. 
Yang perlu diperhatikan di sini adalah keselamatan dan pengerjaan keselamatan itu sendiri. Manusia terdiri dari roh, jiwa dan tubuh. Ketika keselamatan dari Kristus kita terima maka roh kita memiliki kembali sebuah koneksi dengan alam supra natural dengan Kerajaan Sorga dan Kerajaan Allah. Namun pada saat yang bersamaan, kerajaan Iblis pun ikut bereaksi. Reaksi Iblis tidak bermain pada level roh, namun level jiwa yaitu cara pandang, cara berpikir, sistem nilai, memori, histori, perasaan serta kehendak, baik dalam kekuatan maupun kelemahan kita. Dan ketahuilah bahwa Iblis mengenali kita dengan sangat baik untuk tujuan jahatnya. Dia akan bermuslihat, menjebak, membujuk, mengancam, memaksa, mendorong, menahan dan menuntut. 
Karena Iblis begitu giat, maka kitapun juga harus semakin giat dan semakin melekat dengan Roh-Nya yang kudus. Giat yang pertama adalah menyangkal diri dan kedagingan kita, termasuk di antaranya adalah "mencungkil" mata dan "memotong" tangan yang sering kali membawa kita kepada dosa. Giat yang kedua adalah membangun manusia roh kita dalam doa dan penyembahan sehingga roh kita semakin peka dan semakin mampu membedakan mana yang baik, yang berkenan dan yang sempurna. Giat yang ketiga adalah melakukan kebaikan yang tulus kepada orang lain. Giat yang keempat adalah melakukan ketaatan yang bahkan tidak masuk akal namun memang itu kehendak Tuhan. Dan masih banyak kegiatan lainnya yang ketika dilakukan dalam kehendak-Nya selalu baru setiap saat, apapun itu.
Idealnya kehidupan seorang Kristen adalah berjalan dalam anugerah-Nya dari satu kemuliaan kepada kemuliaan lainnya sampai kita beroleh hidup kekal dalam kemuliaan yang abadi. Dan percayalah bahwa kegiatan yang berkali-kali itu tidak akan pernah selesai sampai kita menuju kekekalan, kegiatan ini juga penuh pengorbanan dan memiliki varian berkat sesuai dengan harga yang rela kita bayar dalam pengorbanan kita mengikut Kristus.
Memang Hidup Dalam Kehendak Tuhan & Berjalan Bersama Roh Kudus-Nya Adalah Hal Yang Seru & Mengasyikan

Komentar

Postingan Populer